5 Rahasia Cara Keluar dari Saham Nyangkut Tanpa Rugi

Cutloss bukan satu-satunya pilihan cara keluar dari saham nyangkut yang bisa diambil. Anda masih memiliki beberapa solusi lain. Silahkan memilih solusi yang paling cocok dengan situasi, dan kebutuhan anda.

Ya, setiap solusi harus dipilih berdasarkan situasi anda saat ini. Karena beda kondisi akan beda juga solusi terbaik yang sebaiknya diambil. Dengan demikian, anda bisa keluar dari suatu saham dengan kerugian seminimal mungkin, tanpa rugi, atau bahkan bisa keluar dalam keadaan untung besar.

5 Cara Keluar dari Saham Nyangkut

Hold Menjadi Solusi Cara Keluar dari Saham Nyangkut

Definisi saham nyangkut adalah saham yang harganya terus turun dari harga pembelian awal anda. Ada 2 jenis saham nyangkut. Yang pertama adalah nyangkut di saham yang terus turun dan sebenarnya anda bisa langsung keluar dari saham tersebut dalam kondisi rugi. Jenis saham nyangkut kedua adalah kondisi dimana anda tidak berhasil menjual saham tersebut karena saham dalam kondisi di harga 50, atau saham dalam kondisi tersuspen.

Lantas apa solusinya agar bisa keluar dari saham-saham tersebut? Berikut beberapa solusi yang bisa dilakukan:

  1. Cutloss dan Masuk Kembali saat Bottom

    Jika kerugian masih kecil, ada baiknya tanpa ragu segera cutloss. Pilihan ini harus dipilih terutama apabila kita yakin harga saham akan semakin turun kedepannya. Jikalau anda meyakini saham akan naik suatu saat nanti, tidak masalah untuk cutloss saat ini untuk membeli kembali saham tersebut di harga yang lebih rendah.

    Sebagai contoh, jika average anda saat ini adalah di angka 110, dan anda cutloss di angka 100, maka anda bisa masuk kembali di harga 80. Maka anda bisa mendapatkan saham dengan jumlah lot yang jauh lebih banyak. Bukankah artinya sebenarnya anda sudah untung? Bahkan jika harga saham kemudian naik, anda akan semakin untung. Inilah manfaat jika menerapkan cutloss dengan tepat.

  2. Terus Melakukan Average Down

    Maksudnya adalah membeli saham yang turun sehingga harga saham rata-rata menjadi semakin rendah. Tujuannya adalah ketika harga saham naik otomatis saham bisa langsung dijual tanpa rugi. Sangat disarankan untuk melakukan average down hingga persentase kerugian dibawah 5 persen. Dengan demikian ketika saham naik 5% atau lebih maka bisa langsung dijual.

    Pastikan hanya melakukan average down ketika yakin harga saham akan naik 5% atau lebih dari kondisinya saat ini. Pastikan anda memiliki saldo RDN yang cukup. Average down sangat cocok dilakukan jika anda menerapkan sistem beli saham 10% dari modal awal. Dengan demikian akan selalu ada modal untuk melakukan average down.

  3. Jual di Pasar Negosiasi

    Jika menyangkut di saham-saham harga 50, atau menyangkut di saham suspend, anda bisa memilih untuk tetap mempertahankan saham tersebut. Atau bisa memilih menjual saham tersebut di harga nego di pasar nego. Menjual di pasar nego memang menjadi cara keluar dari saham nyangkut harga 50 atau kena suspend. Namun tentunya harga jual di pasar nego akan sangat rendah. Pilihan jual di pasar nego menjadi pilihan tepat jika anda sedang butuh uang.

    Untuk menjual di pasar nego, silahkan menghubungi team sales dari sekuritas anda. Mereka akan memandu langkah melakukan penjualan di pasar nego. Namun perlu diingat bahwa menjual di pasar nego bisa membuat kerugian berlipat. Karena selain harganya menjadi sangat rendah, ada biaya-biaya lain yang harus dikeluarkan. Misalnya biaya materai yang jumlahnya bisa cukup banyak.

  4. Terus Hold

    Jika anda sudah tidak punya dana untuk average down, dan tidak ingin cutloss karena yakin saham tersebut memiliki prospek yang sangat baik, maka tidak ada salahnya untuk terus hold saham tersebut. Karena ketika masanya tiba maka bisa saja harga saham akan melampaui average harga yang sedang anda pegang.

    Namun perlu diingat, bahwa menghold dalam waktu lama belum tentu menjamin bahwa suatu saham akan naik harganya ke harga yang anda inginkan. Oleh sebab itu, bersikap realistis dengan cutloss pada rentang harga tertentu bisa jadi opsi dengan tujuan mengurangi kerugian.

  5. Putar Sisa Dana ke Saham Lain

    Merupakan prinsip lain dari cutloss dari saham nyangkut dan segera pindahkan dana ke saham lain yang anda rasa akan segera naik. Dengan cara ini, kerugian di saham lama bisa terobati. Anda mungkin bertanya kapan sebaiknya memilih opsi ini. Jawabannya adalah saat anda merasa menemukan saham yang akan segera naik tinggi sementara dana yang tersedia hanya ada di saham nyangkut.

    Opsi ini beresiko karena bisa saja saham pilihan anda selanjutnya ternyata bernasib sama (harganya terus turun). Oleh sebab itu, siapkan mental untuk semua kondisi dan hanya gunakan uang dingin sehingga anda bisa lebih bersabar.

Lihat Juga: Cara Bermain Saham Agar Untung dengan Cepat

Demikianlah beberapa cara keluar dari saham nyangkut yang bisa anda pilih. Jangan takut memilih opsi yang menurut anda terbaik. Apalagi jika opsi tersebut sudah sesuai dengan kondisi yang anda hadapi. Semoga informasi yang kami berikan ini bisa bermanfaat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.